10 Desain Ruang Bermain untuk Meningkatkan Kecerdasan Anak

Ruang Bermain Anak | Carabaru.net

Ruang Bermain Anak - Salah satu komponen rumah yang wajib ada ketika anda mempunyai buah hati dibawah usia 5 tahun adalah ruang bermain anak. Menata ruangan inipun berbeda dari ruangan lainnya, termasuk dalam hal interior. Jika ruangan lain mengedepankan konsep serta furniture yang digunakan, tidak begitu dengan ruang bermain anak.

Sebagai tempat bermain yang nyaman, ruang bermain pastinya harus memiliki space yang lebih luas dibandingkan ruangan lainnya. Ruangan anak juga harus ditata sedemikian rupa sehingga aman untuk dijadikan ruangan bermain, terlebih lagi adalah agar dapat meningkatkan kecerdasan serta daya kreatifitas anak. Untuk itu maka ruang bermain anak harus terhindar dari furnitur bersudut tajam dan benda-benda yang membahayakan anak itu sendiri. Berikut ini tips untuk mendesain ruang bermain anak yang kami anjurkan.

4 Tips Menata Ruang Bermain Anak :

1. Keamanan
Poin penting saat membuat sebuah ruang bermain adalah faktor keamanan. Anda perlu memperhatikan pemilihan furnitur, finishing, dan material pembatas yang digunakan. Usahakan untuk tidak memilih produk yang bersudut tajam dan bertekstur lembut. Semakin lembut dan halus permukaan furniture, maka semakin aman diletakkan pada ruangan tersebut. Perhatikan pula pemilihan rak serta lemari, sebaiknya ketinggiannya tidak mudah terjangkau oleh anak.

2. Kreativitas
Bukan sekedar tempat bermain yang nyaman, ruang ini juga harus menjadi tempat anak berkreasi. Oleh karena itu, sediakan sebuah space atau tempat terbuka mengaplikasikan kreativitas mereka. Anda bisa membiarkan sebuah dinding polos atau papan yang mudah dibersihkan setelah digunakan. Biarkan buah hati mencorat-coret sesuka hati mereka, sebab larangan orangtua hanya akan menghambat perkembangan imajinasi dan kreativitas buah hati.

3. Tema dan warna
Tidak perlu terlalu terpaku dengan satu tema dan warna dalam memilih konsep ruang bermain. Pasalnya selera anak sangat mudah berubah, terutama saat memasuki usia sekolah. Pilih saja warna-warna netral atau satu warna kontras pada satu sisi tembok., padupadankan dengan warna-warna senada lainnya pada sisi tembok yang lain. Supaya terlihat lebih menarik, anda bisa memasang beberapa sticker yang bisa dilepas pasang sesuka hati.

4. Penggunaan ruangan
Ajak buah hati untuk mendesain ruang bermain tersebut agar mereka memiliki rasa keterikatan yang kuat. Dengan begini, anak jauh lebih bertanggungjawab saat bermain dan selalu menjaga kerapihan serta kebersihan. Ketika mendesain ruang bermain, fokus saja pada salah satu elemen yang ingin ditonjolkan, seperti kesenian atau kemampuan membaca.

Itulah tadi beberapa tips yang kami ajurkan bagi anda yang ingin mendesain ruang bermain bagi anak anda, semoga tips di atas bisa membantu anda sekalian, dan yang paling penting adalah biarkan sikecil bermain dengan kreatifitasnya.

Berikut ini beberapa contoh dari desain ruang bermain untuk anak :

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Desain Ruang Bermain Anak | carabaru.net

Click to comment